Oke, kali ini kita akan belajar mengenai sel.

Sel adalah unit terkecil yang menyusun tubuh makhluk hidup. Beberapa sel akan membentuk jaringan, yaitu sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama. Beberapa jaringan akan membentuk organ dan organ akan membentuk sistem organ. Hingga akhirnya tersusunlah suatu organisme.

Tampak bahwa sel itu adalah unit terkecil dari tubuh kita.

Sel ada 2 macam secara umum, yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. Sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki membran inti. Seluruh anggota kingdom Monera memiliki sel prokariotik. Mereka adalah bakteri dan ganggang hijau biru. Berbeda dengan sel prokariotik, sel eukariotik adalah sel yang memiliki membran inti. Menurut asal usul terbentuknya sel, sel eukariotik ini pada mulanya berasal dari sel prokariot yang sudah termodifikasi sedemikian rupa akibat kondisi lingkungan pada zaman dahulu. Sel eukariot dimiliki oleh anggota kingdom Protista, Fungi, Plantae dan Animalia.

Nah, pembagian sel di atas berdasarkan ada tidaknya membran inti. Kalau berdasarkan banyaknya jumlah sel, sel dibagi menjadi uniseluler (uni=tunggal, cellula=sel) dan multiseluler(multi=banyak, cellula=sel). Biasanya organisme yang termasuk uniseluler adalah organisme tingkat rendah sedangkan organisme multiseluler termasuk organisme tingkat tinggi.

*******************************************************************************************************

Sebelum lanjut ke materi berikutnya, tahukah kamu oleh siapa sel ditemukan kali pertama?

Sel ditemukan kali pertama oleh seorang ilmuwan bernama Robert Hooke. Pada mulanya, ia sedang  mengamati irisan gabus di bawah mikroskop cahaya. Ia melihat ada ruang-ruang kosong dalam penampang irisan gabus tersebut, kemudian ia menamainya dengan celulla yang artinya ruangan kosong.
*******************************************************************************************************

Baik langsung saja ke materi inti yaitu organel-organel sel yang terdapat pada hewan dan tumbuhan.

1. Sel Hewan

Organel – organel sel yang terdapat pada sel hewan adalah sebagai berikut :

a. Membran sel, membran sel tersusun atas lipoprotein (gabungan antara lemak dan protein). Bersifat hidrofilik pada bagian kepala fosfolipidnya dan bersifat hidrofobik pada bagian ekor hidrokarbonnya. Selain itu membran sel bersifat selektif permeabel artinya hanya zat tertentu saja yang bisa melalui membran sel. Membran sel berfungsi untuk melindungi bagian sel didalamnya dari pengaruh luar (lingkungan).

b. Sitoplasma, sitoplasma adalah cairan sel yang bersifat koloid. Berfungsi dalam mengatur metabolisme sel. Dalam sitoplasma lah organel-organel yang lainnya berada.

c. Ribosom, ribosom adalah organel sel yang berfungsi untuk menghasilkan protein. Ribosom ada dua macam yaitu ribosom yang berada di sitoplasma dan ribosom yang menempel pada RE (Retikulum Endoplasma).

d. Badan Golgi, badan golgi adalah organel sel yang berfungsi sebagai organel sekretori (untuk mengeluarkan zat-zat yang berguna bagi tubuh). Badan Golgi banyak ditemukan pada organ tubuh yang fungsinya untuk sekresi seperti pada hati,usus,lambung.

e. Mitokondria, mitokondria adalah organel sel tempat respirasi seluler terjadi. Di dalam mitokondria terdapat lipatan-lipatan yang bernama krista. Krista ini berfungsi untuk memperluas permukaan sehingga laju respirasi bisa maksimal.

f. Lisosom, lisosom adalah organel sel yang berfungsi untuk menghancurkan bagian sel yang rusak atau menghancurkan zat asing yang masuk ke dalam tubuh kita. Lisosom banyak ditemukan pada sel hati dan sel darah putih. Lisosom membantu proses penghilangan ekor katak saat mengalami metamorfosis juga membantu menghancurkan selaput tipis diantara jari-jari manusia saat janin.

g. Badan mikro, terdiri dari perioksisom dan glioksisom (glioksisom hanya terdapat pada tumbuhan). Perioksisom mengandung enzim oksidase dan katalase. Enzim katalase ini berfungsi memecah hidrogen peroksida yang sifatnya beracun menjadi air dan oksigen. Enzim katalase ini banyak ditemukan di hati.

h. Inti Sel (nukleus), inti sel adalah organel sel yang berfungsi mengendalikan seluruh aktivitas sel. Di dalam inti sel terdapat materi genetik berupa kromosom. Inti sel pun memiliki anak inti yang disebut nukleolus.

i. Retikulum Endoplasma (RE), terdiri 2 macam, yaitu RE halus dan RE kasar. RE halus berfungsi untuk menghasilkan lemak. Disebut RE halus karena tidak ditempeli oleh ribosom. Sedangkan RE kasar berfungsi untuk menghasilkan protein, karena ditempeli oleh ribosom.

j. Mikrotubulus dan mikrofilamen, berfungsi sebagai sitoskeleton (rangka sel) juga membantu dalam pembelahan sel.

Nah itulah organel-organel yang dimiliki oleh sel hewan.

Selanjutnya kita bahas organel-organel yang terdapat pada sel tumbuhan

2. Sel tumbuhan

a. Dinding sel, dinding sel adalah organel sel yang berfungsi untuk melindungi isi dari sel itu sendiri, sifatnya kaku, terbentuk dari pektin, selulosa dan hemiselulosa.

b. Membran sel, membran sel tersusun atas lipoprotein (gabungan antara lemak dan protein). Bersifat hidrofilik pada bagian kepala fosfolipidnya dan bersifat hidrofobik pada bagian ekor hidrokarbonnya. Selain itu membran sel bersifat selektif permeabel artinya hanya zat tertentu saja yang bisa melalui membran sel. Membran sel berfungsi untuk melindungi bagian sel didalamnya dari pengaruh luar (lingkungan).

c. Sitoplasma, sitoplasma adalah cairan sel yang bersifat koloid. Berfungsi dalam mengatur metabolisme sel. Dalam sitoplasma lah organel-organel yang lainnya berada.

d. Ribosom, ribosom adalah organel sel yang berfungsi untuk menghasilkan protein. Ribosom ada dua macam yaitu ribosom yang berada di sitoplasma dan ribosom yang menempel pada RE (Retikulum Endoplasma).

e. Diktiosom, diktiosom adalah nama lain dari badan golgi. Pemberian nama ini khusus untuk sel tumbuhan. Diktiosom adalah organel sel yang berfungsi sebagai organel sekretori (untuk mengeluarkan zat-zat yang berguna bagi tubuh).

f. Mitokondria, mitokondria adalah organel sel tempat respirasi seluler terjadi. Di dalam mitokondria terdapat lipatan-lipatan yang bernama krista. Krista ini berfungsi untuk memperluas permukaan sehingga laju respirasi bisa maksimal.

g. Inti Sel (nukleus), inti sel adalah organel sel yang berfungsi mengendalikan seluruh aktivitas sel. Di dalam inti sel terdapat materi genetik berupa kromosom. Inti sel pun memiliki anak inti yang disebut nukleolus.

h. Retikulum Endoplasma (RE), terdiri 2 macam, yaitu RE halus dan RE kasar. RE halus berfungsi untuk menghasilkan lemak. Disebut RE halus karena tidak ditempeli oleh ribosom. Sedangkan RE kasar berfungsi untuk menghasilkan protein, karena ditempeli oleh ribosom.

i. Mikrotubulus dan mikrofilamen, berfungsi sebagai sitoskeleton (rangka sel) juga membantu dalam pembelahan sel.

j. Glioksisom, berfungsi untuk memecah asam lemak.

k. Plastida, terdiri dari kromoplas dan leukoplas. Kromoplas yaitu plastida yang memiliki pigmen warna seperti kloroplas (memiliki pigmen hijau), karoten(orange), fikoxantin(cokelat), fikoeritrin(merah), fikosianin(biru). Kromoplas ini fungsinya untuk fotosintesis. Sedangkan leukoplas adalah plastida yang tidak memiliki pigmen warna, fungsinya hanya untuk menyimpan makanan cadangan. Seperti amiloplas (menyimpan amilum), elailoplas (menyimpan lemak) dan proteinoplas(menyimpan protein).

l. Vakuola, berfungsi untuk menyimpan makanan cadangan. Hampir 90% sel dipenuhi oleh organel yang satu ini. Ukurannya besar.